Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Naomii Simbolon

Official Writer
596


Mungkin kamu pernah merasa jengah dan pusing mendengarkan nasihat orangtua. Apalagi kalau nasihat itu berulang kali disampaikan kepada kamu.

Termasuk petuah-petuah cinta dan nasihat-nasihat dalam kehidupan pribadimu dan keluargamu.

“Saya kan sudah menikah, nggak seharusnya mama dan papa atau mertua ikut campur dengan urusan rumah tangga kami.”

Tetapi perlu kamu sadari, bahwa orangtua tetap merasa Ibu/Bapak yang memiliki tanggung jawab atas kamu sekalipun kamu sudah menikah. Perasaan itu nggak boleh hilang sampai kapan pun, jadi jangan marah jika orang tua menasihatimu saat kamu memiliki masalah dengan suami/istrimu. Bukan untuk ikut campur dalam hubungan keluarga kalian, tetapi dia hanya ingin melihatmu bahagia.

Nah, berikut 4 nasihat orangtua yang mungkin saja sering kamu abaikan tetapi harus kamu lakukan saat berantem dengan pasanganmu supaya kalian tetap langgeng, sebab Tuhan nggak menyukai perceraian melainkan hidup rukun.

1.  Hindari pertengkaran karena hal sepele. Percayalah, masih banyak hal yang perlu diurusi dari pada hal itu.

Tanpa kamu sadari, kamu dan pasangan pasti pernah berantem cuma karena hal kecil yang sepele. Entah karena baju lupa disetrika, masakanmu asin, atau mungkin dia malas membantumu untuk bersih-bersih rumah dll. Hal itu membuat kalian saling marah dan ribut. Padahal, persoalan kecil seperti ini kalau di pikir-pikir bisa kamu manfaatkan sebagai pemanis dalam hubungan. Dari pada kalian harus berantem dan berputar-putar karena masalah sepele saja, coba kamu pikirkan bahwa masih banyak hal penting yang harus dilakukan daripada ribut karena hal itu.

“Dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat.”(Ef 6:16)

2. Jangan biarkan dirimu larut dalam emosi yang tinggi. Sebisa mungkin kamu harus kuat dan tahan supaya pertengkaran kalian nggak semakin besar

Saat menghadapi pasangan yang sedang marah-marah, kamu kadang terpengaruh emosi yang kian meninggi. Entah mulai dari gerak-gerik yang menunjukkan kekesalan dan emosi yang meninggi atau mungkin dari suara yang melengking tinggi. Kalau hal ini terus terjadi,dipastikan bahwa pertengkaran kalian nggak akan kunjung selesai. Padahal dalam sebuah hubungan harus ada yang mengalah salah satu diantaranya karena hal ini sangat diperlukan. Jadi pikirkan dengan kepala dingin ya.

I Petrus3:9 “Dan janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, atau caci maki dengan caci maki, tetapi sebaliknya, hendaklah kamu memberkati, karena untuk itulah kamu dipanggil, yaitu untuk memperoleh berkat.”

3. Kalau masih bertengkar dengan masalah yang sama, maka ingat lagi bagaimana cara kalian menyudahi pertengkarannya dulu

Sering sekali dalam hubungan memiliki sebuah permasalan yang sama. Permasalahan yang berulang-ulang dan menjadi sebuah pertengkaran. Misalnya: Suami yang sering pulang malam tanpa izin atau istri yang doyan berbelanja. Nah, supaya nggak menghabiskan waktu kalian berantem dengan hal yang sama, sebaiknya bicarakan baik-baik dan mengingat kembali bagaimana cara menyelesaikannya dulu.

4.  Coba kalian saling mengingat momen-momen bahagia bersama. Dengan begitu emosi kamu dan dia jadi terkendali.

Kalian tentu harus menyadari bahwa dalam sebuah pernikahan, nggak melulu dipenuhi dengan kesenangan tetapi juga ada sedihnya. Mungkin sedih dalam kesukaran keuangan dll. Hal ini bisa membuat kalian sensitif bahkan bertengkar. Nah, dalam keadaan ini, cobalah kalian ingat kembali momen-momen bahagia kalian beberapa waktu lalu. Itu akan membuat hubungan kalian harmonis dengan penuh syukur, betapa Tuhan selalu turut bekerja mendatangkan kebaikan dalam hubungan kalian hingga pada saat ini.

“Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.”(Roma 8:28)

Betapa Tuhan sangat mencintai kita semua dan menjagai hubungan pernikahan kita lewat banyak cara. Mulai dari dukungan teman-teman dekat, tuntunan Roh Kudus hingga dari nasihat-nasihat orangtua yang terkadang membuat kita jengah mendengar di waktu-waktu tertentu.

Namun kenyataannya dukungan dan nasihat itu sangat perlu bagi kita saat kita tengah menghadapi sebuah pertengkaran dalam rumah tangga.

Keempat nasihat diatas, bisa kamu ingat dan kamu renungkan untuk kamu bisa lakukan dalam menjalani hubungan rumah tangga.

 

 

Sumber : Berbagai sumber/jawaban.com

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Darien E 24 July 2017 - 13:57:26

test flash data dari sub-head

0 Answer

Darien E 24 July 2017 - 13:56:36

test flash data

0 Answer

bagusp 20 July 2017 - 14:11:29

apakah Musa mati di gunung?

0 Answer


Humble Man 25 July 2017 - 00:12:21
Dear all, saya minta tolong dibantu doa untuk supa... more..

Roxel Christiancen 24 July 2017 - 08:11:01
Shalom teman teman. Saya mempunyai suatu permasala... more..

Jonathan Stanlie 21 July 2017 - 11:56:55
Teman - teman, Saya bersama pasangan saat ini sed... more..

ElizaBeth Lokaputra 18 July 2017 - 21:47:30
Rekan seiman saya minta didoakan untuk 1.mendapat... more..




7302