Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Official Writer
620


Ada banyak orang yang mencari nasihat soal berinvestasi kepada para pakar bisnis karena takpaham betul cara mengelola uang mereka. Tapi di sisi lain, ada banyak orang Kristen yang juga bertany-tanya soal pandangan Alkitab tentang kekayaan dan investasi.

Menyinggung soal topik ini, Alkitab banyak menuliskan soal sikap kita dalam memandang kekayaan, kepuasan, konsep memberi, keserakahan, hutang, kekuatiran akan uang.

Lalu bagaimana sebenarnya Alkitab menyampaikan soal kekayaan dan investasi? Salah satunya adalah “Jangan menjadikan uang sebagai berhala”.

“Jangan bersusah payah untuk menjadi kaya, tinggalkan niatmu ini. Kalau engkau mengamat-amatinya, lenyaplah ia, karena tiba-tiba ia bersayap, lalu terbang ke angkasa seperti rajawali.” (Amsal 23: 4-5)

Mengejar uang dengan motivasi yang buruk hanya akan menyebabkan kekecewaan. Kekayaan dan uang bisa dengan cepat jadi berhala dalam hidup kita. Kalau kita membiarkannya jadi pusat hidup kita, maka kekayaan dan uang hanya akan menggantikan Tuhan.

Daripada menggantikan Tuhan dengan uang, alangkah baiknya kalau kamu justru memakai uang untuk membawa orang lain kepada Tuhan.

Ada beberapa cara yang dianjurkan Alkitab supaya kita nggak terjebak berinvestasi dengan motivasi yang buruk, diantaranya:

1. Buat perencanaan masa depan yang berisi tujuan dan rencana tertulis.

“Rancangan orang rajin semata-mata mendatangkan kelimpahan, tetapi setiap orang yang tergesa-gesa hanya akan mengalami kekurangan.” (Amsal 21: 5)

2. Menabung dan berinvestasi lebih dulu sebelum membelanjakan uang kita.

“Selesaikanlah pekerjaanmu di luar, siapkanlah itu di ladang; baru kemudian dirikanlah rumahmu.” (Amsal 24: 27)

Amsal menyampaikan bahwa kita harus lebih dulu menyediakan lahan sebelum kita membangun rumah. Hal ini berarti bahwa kita harus berpikir dan bertindak jangka panjang sebelum menghabiskan semua uang untuk hal-hal yang tak perlu. Waktu kamu punya uang, jangan buru-buru tergoda untuk menghabiskannya. Tapi bagilah uang sesuai dengan keperluannya.

3. Berpikirlah jangka panjang.

Penting sekali untuk berpikir jangka panjang kalau kamu mau mencapai kesuksesan dalam hidup. Untuk itu, perlu sekali punya pola pikir jangka panjang. Jangan hanya memikirkan hidupmu dalam sehari saja.

“Sebab siapakah di antara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulu membuat anggaran biayanya, kalau-kalau cukup uangnya untuk menyelesaikan pekerjaan itu?” (Lukas 14: 28)

Baca Juga : 4 Hal Yang Membuat Pemain Besar Mau Investasi Pada StartUp

4. Rencanakan target-targetmu di masa depan.

Kemana anak-anakmu akan bersekolah? Usia berapa kamu akan pensiun? Atau apa yang bakal kamu capai dalam waktu 5 tahun ke depan? Semua pertanyaan-pertanyaan ini bisa jadi target-target yang akan menuntunmu untuk berinvestasi mulai dari sekarang.

5. Bijaklah memilih dan menentukan investasi yang tepat.

Alkitab mengingatkan supaya kita jangan terlalu banyak mengambil risiko saat hendak mencapai tujuan hidup kita. Misalnya dalam hal investasi, apakah kamu sudah mengambil pilihan yang tepat dengan menjalankan beberapa bisnis sekaligus? Melakukan hal ini hanya akan membuatmu menderita kerugian yang besar.

“Berikanlah bahagian kepada tujuh, bahkan kepada delapan orang, karena engkau tidak tahu malapetaka apa yang akan terjadi di atas bumi...Taburkanlah benihmu pagi-pagi hari, dan janganlah memberi istirahat kepada tanganmu pada petang hari, karena engkau tidak mengetahui apakah ini atau itu yang akan berhasil, atau kedua-duanya sama baik.” (Pengkhotbah 11: 2, 6)

6. Jangan menimbun kekayaan untuk dirimu sendiri.

Hitunglah besar biaya yang memang kamu butuhkan. Jangan pernah menahan kekayaanmu untuk dirimu sendiri.

“Ada kemalangan yang menyedihkan kulihat di bawah matahari: kekayaan yang disimpan oleh pemiliknya menjadi kecelakaannya sendiri. Dan kekayaan itu binasa oleh kemalangan, sehingga tak ada suatupun padanya untuk anaknya.” (Pengkhotbah 5: 13-14)

Di atas dari semua cara sukses berinvestasi ini, pertama-tama kita harus fokus pada Tuhan, bukan uang. Karena kekayaan sejati itu ada di dalam Dia. Dalam kitab Timotius, kita mengingatkan kita untuk bergantung pada Dia dan bagaimana kita bisa jadi kaya dalam perbuatan baik dan kemurahan hati (baca 1 Timotius 8: 17-19).

Baca Juga : 4 Tips Sebelum Mulai Investasi

Inilah alasan kenapa kita harus berinvestasi selama kita hidup. Tapi perlu diingat, berinvestasilah dengan motivasi yang baik dan berguna bagi hidupmu dan juga Tuhan.

Sumber : Berbagai Sumber/Jawaban.com

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Darien E 24 July 2017 - 13:57:26

test flash data dari sub-head

0 Answer

Darien E 24 July 2017 - 13:56:36

test flash data

0 Answer

bagusp 20 July 2017 - 14:11:29

apakah Musa mati di gunung?

0 Answer


Humble Man 25 July 2017 - 00:12:21
Dear all, saya minta tolong dibantu doa untuk supa... more..

Roxel Christiancen 24 July 2017 - 08:11:01
Shalom teman teman. Saya mempunyai suatu permasala... more..

Jonathan Stanlie 21 July 2017 - 11:56:55
Teman - teman, Saya bersama pasangan saat ini sed... more..

ElizaBeth Lokaputra 18 July 2017 - 21:47:30
Rekan seiman saya minta didoakan untuk 1.mendapat... more..




7429